Connect with us

Bisnis

Rindang Tangan Raksasa Penangkal Asap di Kampung Berseri Astra

Published

on

Please share and like us:
  • Mirshal di tengah kebun tanaman kailan hidroponik milik salah satu warga KBA Indah Madani. Mirshal (51), putra asli Pekanbaru, berinisiatif mengubah Tangkerang Labuai dari sebelumnya gersang dan jarang pepohonan menjadi rindang seperti sekarang ini. foto:Eko Baskoro/raturu.com

  • Mirshal juga telah menggerakkan kelompok masyarakat untuk memproduksi sabun cuci sejak Juli 2018 sebagai pilar kewirausahaan. “Sabun cuci piring yang kita namakan Sabun Cair Madani ini prospeknya bagus. Kami menjual 300-400 liter tiap bulannya, dengan botol ukuran 1 liter dan dijual Rp 9.000,” ujar Mirshal. Omzet dari sabun cuci ini mencapai Rp 4 – 5 juta per bulan. Sabun ini sudah dijual di beberapa pasar swalayan besar, restoran dan kedai di Pekanbaru. foto:Eko Baskoro/raturu.com

  • Perjuangan Mirshal akhirnya mendatangkan prestasi. Pada tahun 2014, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI mengapresiasi Program Kampung Iklim (Proklim) untuk lingkungan RW yang digerakkan oleh Mirshal. Pada tahun 2016, kerja keras Mirshal kembali mendapat penghargaan dengan meraih Juara 3 Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Tingkat Nasional Piala Pakarti Utama dari Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Pusat. foto:Eko Baskoro/raturu.com

  • Saat ini Astra membina 645 Desa Sejahtera Astra dan 81 Kampung Berseri Astra yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Desa Sejahtera Astra fokus pada pemberdayaan kewirausahaan di tingkat desa sesuai dengan potensi yang ada, sedangkan Kampung Berseri Astra fokus pada empat pilar kontribusi sosial berkelanjutan Astra, yakni Kesehatan, Pendidikan, Kewirausahaan dan Lingkungan. foto:Eko Baskoro/raturu.com

Advertisement

Recent Posts

Facebook

Enjoy this blog? Please spread the word :)