Connect with us

Siaran Pers

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Naik 5% di Tahun 2018, Ekonomi akan Membaik pada 2023

Published

on

Please share and like us:
  • Pada DBS Asian Insights Conference 2019 di Jakarta (31/1), Sri Mulyani Indrawati menyampaikan pandangannya tentang pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dinilai cukup kuat. “Kami mengharapkan momentum pada akhir tahun akan tetap berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi mendekati 5,15-5,17%. Di balik indikator pertumbuhan ekonomi, banyak sekali indikator pembangunan yang truly matters to the people,” ujarnya. foto:DBS/Eko Baskoro/BY/raturu.com

  • DBS Asian Insights Conference 2019 yang diselenggarakan di Jakarta (31/1) turut menghadirkan Chief Economist DBS Bank Ltd. Taimur Baig dalam diskusi panel yang bertemakan “Accelerating Growth for Future-Forward Indonesia.” Menurut Taimur Baig, meskipun di tengah pengaruh eksternal seperti ancaman perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok dan keputusan The Feds, serta pengaruh faktor internal di mana akan ada pemilihan umum, Indonesia harus fokus pada permintaan domestik. Apabila permintaan domestik terdapat peningkatan, maka di sini peluang Indonesia. Namun bukan berarti permintaan eksternal seperti ekspor, impor, manufaktur dan tambang tidak penting. Indonesia memiliki populasi yang besar dan sebagiannya didominasi oleh generasi muda yang dinamis. Banyaknya jumlah bisnis baru, startup, di Indonesia menjadi salah satu daya tarik Indonesia di mata dunia. Disampaikan bahwa melalui permintaan domestik saja, Indonesia dapat tumbuh di angka 4-5%. foto:DBS/Eko Baskoro/BY/raturu.com

  • Selain menghadirkan Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati, DBS Asian Insights Conference 2019 yang diselenggarakan di Jakarta (31/1), juga mendatangkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan. Kedatangannya disambut oleh Direktur PT Bank DBS Indonesia Rudy Tandjung. Dalam pidatonya, Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa laju inflasi Indonesia dinilai sudah cukup baik sampai akhir tahun 2018. Hal ini terbukti dari tingkat inflasi yang berada di bawah 3%. Tidak akan ada ancaman yang berarti dalam 10-15 tahun ke depan. Oleh karena itu, Indonesia harus fokus untuk membangun infrastruktur dan sumber daya manusia mulai dari sekarang. foto:DBS/Eko Baskoro/BY/raturu.com

Advertisement

Recent Posts

Facebook

Enjoy this blog? Please spread the word :)